Saturday, May 25, 2019

Anies Larang Bus Reyot Angkut Pemudik

JAKARTA – Gubernur Anies Baswedan memerintahkan Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan bus untuk angkutan Lebaran aman dan nyaman. Bus yang tidak lolos uji KIR alias reot dilarang mengangkut pemudik.


“Kita harus pastikan bus yang dioperasikan layak jalan. Harus dibuktikan dengan uji KIR. Ini untuk jaminan keselamatan bagi pemudik,” tegas Anies, Kamis (23/5/2019).


Puncak mudik Lebaran 2019 akan jatuh pada 31 Mei 2019. Sekitar enam juta warga Jakarta akan merayakan hari kemenangan itu di kampung halaman. “Warga ibukota yang mudik harus dijamin keselamatannya,” ucapnya.


Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI, Sigit Widjatmoko mengatakan, akan menggelar uji kelaikan bus pengangkut pemudik di setiap terminal. “Ini menjadi fokus kami untuk menjamin keselamatan pemudik, “katanya.


Sigit memastikan bus reot tidak akan lolos beroperasi untuk angkutan Lebaran. “Kami jauh hari sudah memeriksa dan ratusan bus kami kandangkan karena tidak laik jalan,” ujarnya.


TEMINAL BANTUAN


Mencegah terjadinya penumpukan penumpang saat arus mudik dan balik Lebaran, Dinas Perhubungan DKI Jakarta menyiapkan empat terminal bantuan.


Terminal bantuan akan dioperasikan mulai H-7. Keempat terminal bantuan adalah Terminal Pinang Ranti, Rawamangun, Grogol dan Muara Angke.


Sedangkan, empat terminal utama terus beroperasi setiap saat yakni Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Raambutan, Terminal Kalideres dan dan Terminal Tanjung Priok. (john)









Source

No comments:

Post a Comment