Sunday, May 26, 2019

Kenapa Banyak Orang ingin Kuliah di PTN?

https://www.kaskus.co.id/thread/5ce6c64209b5ca479d36f410/kenapa-banyak-orang-ingin-kuliah-di-ptn

profile-pictureKenapa Banyak Orang ingin Kuliah di PTN?


Tahun 2019 ini sistem penerimaan kuliah di PTN mengalami perubahan besar-besaran. Sistem yang sepertinya membuat lebih banyak lagi siswa SMA yang antri untuk bisa masuk ke sana.


Guys, kali ini kamu diajaka ngobrol sedikit serius ya? Tapi tenang aja.. tetap serius tapi santai.. Bukan mau diajak belajar kok! Apalagi belajar matematika.


Banyak lulusan SMA atau SMK atau MA yang pingin banget kuliah di PTN. Iya kan? Yakin deh.. Hampir semua yang punya kesempatan ini nggak akan melepaskannya.


Dari puluhan tahun lalu sampai kini, cara masuk PTN hampir sama. Namanya aja yang berubah-ubah. Dengan sistem penilaian yang ikut berubah sedikit.


Yang pasti, seleksinya lumayan ketat. Nggak seperti kuliah di PTS, yang hampir semua ngadain tes sebagai formalitas aja.


Seleksi pertama kuliah di PTN adalah dengan SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri).


Ini biasanya diperuntukkan bagi kamu yang sudah punya prestasi akademik dan non akademik. Hanya dengan menunjukkan nilai rapot aja, kamu sudah bisa ikut seleksi.


Dulu, SNMPTN pernah punya dana PMDK atau Penelusuran Minat dan Kemampuan. Ada juga PTN yang punya nama sendiri untuk seleksi masuk ini, seperti USMI atau Undangan Seleksi Masuk IPB.


Cara kedua masuk PTN adalah SBMPTN atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri. Seleksi yang mengandalkan hasil tes secara umum pada siapa saja yang berminat ini pernah dikenal dengan nama UMPTN, SPMB, dan sebagainya.


Terakhir, cara yang kamu bisa tempuh agar bisa kuliah di PTN adalah Ujian Mandiri. Ujian ini baru dikenal sekitar sepuluh tahun belakangan.


Siapa saja dapat mengikuti ujian ini.


Bedanya, SBMPTN diselenggarakan secara nasional dan kamu bisa pilih PTN mana saja yang diiginkan dengan maksimal 2 pilihan.


Sementara Ujian Mandiri diselenggarakan oleh masing-masing kampus negeri.


Ssst..Biaya kuliah kamu yang lulus dari SBMPTN berbeda lho dengan Ujian Mandiri!

ALASAN KENAPA BANYAK ORANG INGIN KULIAH DI PTN

Pilih Kuliah di PTN karena Membanggakan

Saat ini, kamu bisa mengikuti ujiaan SBMPTN sebanyak dua kali dan memilih PTN yang dituju setelah menerima nilai.


Samalah kira-kira dengan cara kamu masuk SMA atau SMP Negeri.


Cara ini membuat peserta SBMPTN meningkat tajam.


Apalagi pendaftaran SBMPTN gelombang I dan 2 sudah dibuka sebelum pengumuman seleksi SNMPTN.


Hmmm.. Kenapa ya kamu pingin banget bisa kuliah di perguruan tinggi negeri?


Alasan yang paling banyak diberikan menurut studi Angelin Tabita dari Universitas Kristen Retra adalah kebanggaan.


Ujian masuk PTN cukup sulit. Nggak semua orang bisa lulus.


Bahkan di jurusan-jurusan favorit kemungkinannya bisa satu banding lebih dari 50.


Nah, kalau kamu lulus dengan posisi itu tentu membanggakan bukan? Kamu termasuk siswa yang cerdas dibandingkan yang nggak lulus. Begitu kira-kira persepsi banyak orang.

Kuliah di PTN Biayanya Lebih Terjangkau

Meski udah banyak kampus Perguruan Tinggi Swasta alias PTS yang juga bagus, biasanya biayanya bisa dua kali lipat.


Ada PTS dengan biaya terjangkau bahkan bisa dibayar bulanan tapi belum bisa dibandingkan dengan PTN.


Apalagi saat ini semua PTN menerapkan uang kuliah tunggal untuk semua mahasiswa. Hal yang memungkinkan biaya kuliah kamu dan temanmu berbeda sesuai kemampuan orang tua.

Fasilitas Kuliah di PTN Lebih Lengkap

Fasilitas PTN rata-rata jauh lebih lengkap dibandingkan PTS.


Lihat saja kampus PTN yang rata-rata sangat luas.


Dosen PTS terkadang mengajar jumlah murid lebih daripada kemampuannya. Terkadang dosen mengajar tidak sesuai dengan keahlian yang dimiliki.

Reputasi Kampus PTN Lebih Terjamin

Di dunia kerja, lulusan perguruan tinggi tertentu lebih didahulukan dibandingkan yang lain, sebelum kemampuannya dites.


Itulah beberapa alasan banyak orang ngotot ingin kuliah di PTN.


Kamu mungkin rela ikut ujian sampai tiga tahun berturut-turut sampai kesempatan hilang karena sia sudah melampaui.


Sebuah alasan yang sangat wajar dan nggak bisa disalahkan.


Namun, ada yang jauh lebih penting dari mengejar kuliah di PTN.


Kerja keras dan ketekunan! Di mana saja kamu kuliah kalau sungguh-sunggun maka hasilnya akan memuaskan.

23-05-2019 23:11 profile-picture

vinmagic memberi reputasi

2019-05-23T23:11:46+07:00

Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

profile-picture

Quote:

Original Posted By Vandisk

murah


300rb per semester


emoticon-Ngakak


pengalam ya gan? apa udah kuliah di PTN?

23-05-2019 23:17 profile-picture

vinmagic memberi reputasi

profile-picture

Quote:

Original Posted By Vandisk


Ga ngerti bre


tiap thn ajaran baru naik 100rb


emoticon-Bingung


hmm .. mungkin sudah kebijakan dari sana kali ya

23-05-2019 23:45 profile-picture

vinmagic memberi reputasi

profile-picture

wa sebenarnya nerima nerima aja kuliah dimana, PTN ya syukur, Ga PTN ya udah Kemarin 02:49

profile-picture

Quote:

Original Posted By Vandisk

brawijaya bukan bre?

emoticon-Big Grin


hahaha kok tau? Terkenal ya.


Negeri harga swasta.


emoticon-Ngakak Kemarin 03:40 profile-picture

Quote:

Original Posted By saya.kira

hahaha kok tau? Terkenal ya.


Negeri harga swasta.


emoticon-Ngakak


temen ane perintis PSLD disana emoticon-Cool

Kemarin 03:41 profile-picture

Quote:

Original Posted By Vandisk

temen ane perintis PSLD disana

emoticon-Cool


bagus itu sangat membantu dan memperhatikan temen2 disabilitas.

Kemarin 03:48 profile-picture

Quote:

Original Posted By saya.kiraAne angkatan 09 di salah satu PTN di Kota Malang, per semester udah 2.2 jeti waktu itu. Apa kabar sekarang pasti lebih mahal, industrialisasi pendidikan.
emoticon-Ngakak


Gile, kalo 2009 aja udh 2,2 gimana sekarang ya emoticon-Leh Uga

Kemarin 08:43 profile-picture

saya.kira memberi reputasi

profile-picture

Quote:

Original Posted By aizcaster

Gile, kalo 2009 aja udh 2,2 gimana sekarang ya

emoticon-Leh Uga


nggak tau gan, tapi katanya udah pake sistem UKT. Lebih mahal kayaknya wkwkwkw

Kemarin 14:33
Source

No comments:

Post a Comment