I. PENDAHULUAN
Hingga saat ini Jawa Barat masih memiliki pekerjaan rumah yang belum dapat dituntaskan secara menyeluruh, diantaranya terkait pembangunan sektor pendidikan dan kebudayaan, kesehatan, pangan dan energi, lingkungan dan infrastruktur, serta peningkatan daya beli masyarakat.
Beberapa permasalahan maupun target pembangunan di Jawa Barat memerlukan solusi dan akselerasi pembangunan yang lebih komprehensif, antara lain:
a. Pendidikan
- Jabar bebas putus sekolah untuk pendidikan 9 tahun untuk di kabupaten dan 12 tahun untuk di kota.
- Peningkatan pelayanan pendidikan non formal plus kewirausahaan dengan sasaran usia 15 tahun ke atas dan pendidikan berbasis masyarakat.
- Pengembangan pendidikan kejuruan dan pendidikan bertaraf internasional
- Pendidikan berkebutuhan khusus.
- Peningkatan relevansi dan kualitas pendidikan tinggi.
- Pengembangan Fasilitas Pendidikan Olahraga dan Kepemudaan
b. Kesehatan
- Peningkatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas, Puskesmas PONED dan pemenuhan sumber daya kesehatan.
- Peningkatan Program Keluarga Berencana.
- Pemenuhan pelayanan kesehatan dasar ibu dan anak (GERAKAN PENYELAMATAN MASA DEPAN/GEMAMAPAN: gizi buruk, posyandu, jamkesnas provinsi dan penyediaan fasilitas Rawat Gakin pada rumah sakit di 5 wilayah.
- Peningkatan Layanan Rumah Sakit Rujukan HIV/AIDS , TBC, Flu Burung dan Narkoba.
- Pemberantasan penyakit menular dan penyakit tidak menular serta peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat.
- Pengembangan jaminan pembiayaan kesehatan masyarakat Provinsi Jawa Barat.
c. Daya Beli Masyarakat
- Peningkatan budaya masyarakat bekerja,perluasan lapangan kerja dan kesempatan berusaha UMKM serta Pengentasan Kemiskinan
- Jawa Barat sebagai daerah tujuan investasi.
- Pengembangan skema pembiayaan alternatif.
- Pengembangan agribisnis, forest bisnis, marine bisnis, agroindustri, dan industri manufaktur.
- Pengembangan Industri Kreatif dan wirausahawan muda kreatif.
d. Kemandirian Pangan
- Jabar sebagai Sentra Produksi Benih/Bibit Nasional tahun 2013
- Tercapainya 13 juta ton GKG dan swasembada protein hewani tahun 2013
- Jawa Barat bebas rawan pangan (Ketahanan Pangan)
- Meningkatnya dukungan infrastruktur (jalan, jembatan & irigasi) di sentra produksi pangan
e. Kinerja Aparatur
- Profesionalisme aparatur untuk mewujudkan pemerintah daerah yang bersih dan akuntabel
- Peningkatan kualitas komunikasi organisasi dan komunikasi publik yang berkualitas berbasis IT melalui Jabar Cyber Province
- Penataan Sistem Hukum di Daerah & Penegakan hukum, Pengawalan Implementasi Produk Hukum serta peningkatan peran masyarakat dalam penyusunan dan penerapan kebijakan
- Kerjasama Pembangunan antar wilayah dan wilayah perbatasan
- Peningkatan kualitas perencanaan, pengendalian dan akuntabilitas pembangunan
f. Infrastruktur Wilayah
- Peningkatan Kemantapan Jalan dan Penanganan kemacetan lalu lintas di Pusat Kegiatan Ekonomi di Tanjung sari, Nagreg, Padalarang, Cicurug, Cisarua – Puncak dan Kota Bandung dan sekitarnya.
- Pembangunan Infrastruktur Strategis di Koridor Bandung-Cirebon, dan Cianjur – Sukabumi- Bogor, Jakarta – Cirebon, Bandung – Tasikmalaya serta Jabar Selatan.
- Peningkatan kondisi infrastruktur jalan dan perhubungan di wilayah perbatasan antar provinsi dan antar Kab/kota serta penciptaan pusat-pusat pertumbuhan baru.
- Pembangunan infrastruktur sumber daya air dan irigasi strategis di Jawa Barat.
g. Energi dan Kecukupan Air Baku
- Jabar mandiri energi perdesaan untuk listrik dan bahan bakar kebutuhan domestik.
- Infrastruktur Air Bersih Perkotaan dan Perdesaan di Jawa Barat.
h. Lingkungan Hidup dan Mitigasi Bencana
- Penanganan banjir lintas wilayah di Cekungan Bandung, Pantura dan Bodebek.
- Konservasi dan rehabilitasi kawasan hulu DAS prioritas (Citarum, Cimanuk, Ciliwung, Citanduy) dan Kawasan Pesisir serta pulau kecil melalui Jabar Green Province.
- Pengendalian pencemaran limbah industri , limbah domestik dan pengelolaan sampah regional.
i. Pembangunan Perdesaan
- Pembangunan perdesaan dengan menerapkan prinsip desa mandiri.
- Peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan desa.
j. Pengembangan Budaya Lokal dan Destinasi Wisata
- Pelestarian seni budaya tradisional dan benda cagar budaya serta kearifan lokal sebagai jati diri masyarakat Jawa Barat.
- Gelar Karya dan Kreativitas Seni Budaya Jawa Barat.
- Pengembangan Destinasi wisata dengan fokus ekowisata, wisata budaya dan heritage serta wisata IPTEK yang terintegrasi dalam rangka destinasi wisata Jawa-Bali.
Pada tahun anggaran 2011, Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia melalui Asisten Deputi Jaringan Penyedia, Deputi Jaringan Iptek, telah bekerja sama dengan beberapa perguruan tinggi membangun Forum Jaringan antar Peneliti dan Lembaga Litbang, di antaranya Forum Jaringan Peneliti Jawa Barat (kerjasama dengan Universitas Padjadjaran). Terbentuknya forum ini merupakan upaya untuk mensinergikan beberapa lembaga litbang yang pada kenyataannya seringkali melakukan penelitian dan pengembangan dengan membawa karakteristiknya masing-masing. Institusi yang terlibat di dalam forum ini merupakan perguruan tinggi dan lembaga litabang yang ada di kota Bandung dan wilayah Jabar, antara lain Unpad, ITB, UPI, Unisba, Unpar, Unpas, Maranatha, Unai, Unjani, Itenas, Unikom, Unla, ITHB, ITTelkom, IMTelkom, Unbar, Unur, STTT Uninus, STHB, Batan, Lapan, BBPK, Unsub, Untirta, STIE Latifah Mubarokiyah, Unsil dan Perguruan Tinggi lainnya yang ada di Jawa Barat.
Forum Jarlit Jabar memiliki beberapa divisi yang dikordinir oleh institusi sebagai berikut:
- Ketahanan Pangan – Universitas Padjadjaran (Unpad)
- Teknologi Kesehatan dan Obat – Universitas Jendral Ahmad Yani (Unjani)
- Energi – Institut Teknologi Bandung (ITB)
- Teknologi dan Manajemen Transportasi – Institut Teknologi Nasional (Itenas)
- Teknologi Informasi dan Komunikasi – Institut Manajemen Telkom (IM Telkom)
- Teknologi Pertahanan dan Keamanan – Universitas Nurtanio (Unur)
- Material Maju – Universitas Langlangbuana (Unla)
- Sosiohumaniora dan Pendidikan – Universitas Pendidikan (UPI)
- Lingkungan dan Perubahan Iklim Global – Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN)
- Rekayasa Industri – Universitas Islam Bandung (Unisba)
Sebagai bagian dari kegiatan Jaringan Peneliti Jawa Barat (Jarlit Jabar) di tahun 2012, Kemenristek RI kembali menjalin kerjasama dengan Jarlit Jabar dalam rangka memperkuat dan memberdayakan forum melalui kegiatan Seminar Iptek Nasional. Dengan kegiatan seminar ini, diharapkan Jarlit Jabar akan dapat berkontribusi di dalam upaya pemecahan permasalahan dan akselerasi pembangunan khususnya di Jawa Barat.
II. MAKSUD DAN TUJUAN KEGIATAN
- Memfasilitasi para peneliti dalam menyampaikan hasil penelitian dan pengembangan, pemikiran dan penelaahan dalam mengembangkan pembangunan Jawa Barat.
- Memberikan wawasan mengenai peta perkembangan pewilayahan Jawa Barat dari berbagai sudut pandang, terutama dari 10 pokok permasalahan yang dibahas sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya.
- Memberikan gambaran terkini tentang perkembangan Jawa Barat.
- Menyusun Roadmap pembangunan Jawa Barat dengan fokus 10 pokok permasalahan.
III. TEMA KEGIATAN
Seminar ini memiliki tema: OPTIMALISASI POTENSI DAERAH DALAM MENJAWAB PERMASALAHAN DAN AKSELERASI PEMBANGUNAN JAWA BARAT
Adapun topik-topik yang diharapkan dapat dikemukakan dalam seminar tersebut antara lain :
- Peningkatan Kualitas Pendidikan
- Peningkatan Kualitas Kesehatan
- Peningkatan Daya Beli Masyarakat
- Kemandirian Pangan
- Peningkatan Kinerja Aparatur
- Pengembangan Infrastruktur Wilayah
- Kemandirian Energi dan Kecukupan Air Baku
- Penanganan Bencana dan Pengendalian Lingkungan Hidup
- Pembangunan Perdesaan
10. Pengembangan Budaya Lokal dan Destinasi Wisata
IV. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN
Seminar direncanakan akan diselenggarakan pada:
Hari, Tanggal :
Selasa-Rabu, 12-13 Juni 2012
Tempat :
Ruang Bale Sawala Kampus Universitas Padjadjaran Jatinangor
V. KERANGKA KEGIATAN
Seminar akan menampilkan pembicara kunci dan beberapa makalah pengantar yang terdiri dari topik sebagai berikut:
- Peningkatan Indeks IPM Jawa Barat
- Aspek Kemandirian Pangan
- Peningkatan Kinerja Aparatur
- Pengembangan Infrastruktur Wilayah
- Kemandirian Energi dan Kecukupan Air Baku
- Penanganan Bencana dan Pengendalian Lingkungan Hidup
- Pembangunan Perdesaan dan Pengembangan Budaya Lokal & Wisata
Di samping materi dari pembicara di atas, kegiatan seminar ini juga akan menampilkan makalah-makalah penunjang yang dipresentasikan dalam bentuk poster.
5.1. Pembicara
Adapun gambaran umum pembicara yang direncanakan akan tampil adalah sebagai berikut :
Pembicara Kunci :
Menteri Negara Riset dan Teknologi Republik Indonesia
Pembicara Undangan :
– Gubernur Jawa Barat
– Direktur Biofarma
Penyaji Makalah Tematik :
Anggota Forum Jarlit Jabar ditambah dengan para akademisi, praktisi serta khalayak yang memiliki kepedulian dalam mencari solusi bagi pembangunan Jawa Barat di masa datang
5.2. Susunan Acara (tentatif)
Hari I : Selasa, 12 Juni 2012
08.00 – 09.00 Pendaftaran
09.00 – 09.30 Pembukaan Seminar
1. Laporan Panitia
2. Sambutan Ketua Forum Jarlitjabar
3. Welcoming Speech : Rektor UNPAD
4. Doa
09.30 – 10.00 Pembicara Kunci
10.00 – 10.30 Rehat
10.30 – 12.30 Pembicara undangan
12.30 – 13.30 Ishoma
13.30 – 15.30 Makalah Undangan
15.30 – 16.00 Presentasi Poster + Rehat
16.00 – 17.30 Makalah Undangan (100 paper – 60 dipresentasikan dan 40 disajikan dalam bentuk poster)
Hari II : Rabu, 13 Juni 2012
08.00 – 09.00 Pembicara Undangan
10.00 – 12.00 Makalah Penunjang (lanjutan hari 1)
12.00 – 13.30 Ishoma
13.30 – 14.30 Sidang Pleno dan Informasi
13.30 – 16.00 Presentasi Poster + Rehat
16.00 – 16.30 Penutupan
VI. PESERTA KEGIATAN
Peserta seminar adalah para pakar yang ahli dari berbagai disiplin ilmu, peneliti, akademisi (pendidik dan mahasiswa), penentu kebijakan, praktisi, pemerhati dan pengusaha, dan anggota jarlit Jabar yang punya kepedulian dalam membangun Jawa Barat yang lebih baik. Peserta dapat menyajikan makalah dalam bentuk presentasi atau poster, atau sebagai peserta saja. Peserta diperkirakan berjumlah maksimum 200 orang.
VII. PENYAJIAN MAKALAH
Makalah penunjang dari para peserta mengacu pada topik di atas berupa hasil penelitian, gagasan dan telaahan yang ditulis dalam bahasa Indonesia dan penyampaian akan dilakukan secara paralel dalam bentuk lisan/oral atau tulisan/ poster. Semua makalah yang dipresentasikan dalam Seminar akan dimuat dalam prosiding seminar.
Format makalah terdiri atas: judul, nama pemakalah, alamat instansi, abstrak, pendahuluan, bahan dan metode, hasil, pembahasan, dan daftar pustaka. Makalah diketik dengan jarak 1spasi maksimum 10 halaman, menggunakan huruf Arial MS font 11 dengan ukuran kertas A4, margin kiri dan bawah 4 cm, margin kanan dan atas 3 cm. Tulisan diketik dengan menggunakan program pengolah kata Microsoft Word (template terlampir).
Format Abstrak terdiri dari maksimal 250 kata, yang diketik 1 spasi dan berisi judul, nama pemakalah (ditulis tanpa gelar), nama instansi, pendahuluan, bahan dan metode, hasil dan kata kunci.
Penyampaian abstrak dan makalah kepada panitia (melalui email jarlitjabar@yahoo.co.id, lppmunpad@unpad.ac.id) selambat-lambatnya tanggal 25 Mei 2012.
.
VIII. PENDAFTARAN
- Biaya pendaftaran (sudah termasuk konsumsi selama seminar, seminar kit dan sertifikat)
– Untuk peserta umum : Rp. 150.000
– Untuk peserta mahasiswa : Rp. 75.000 - Biaya cetak prosiding : Rp 150.000
- Biaya pendaftaran dapat dibayarkan melalui rekening
panitia seminar atau pada saat registrasi ulang.
IX. SUSUNAN PANITIA
Penasehat :
Menteri Negara Riset dan Teknologi
Gubernur Jawa Barat
Rektor Universitas Padjadjaran
Panitia Pengarah
Ketua : Oekan S. Abdoellah (Unpad)
Sekretaris : Sumarto (UPI)
Anggota : Sri Setiawati (Ristek)
Denny Djuanda (Bappeda Jabar)
Rakhmat Ceha (Unisba)
Wawan Hermawan (Unpad)
Panitia Pelaksana
Ketua : Roni Kastaman (Unpad)
Wakil : Habibullah (Unla)
Sekretaris : Anne Nurbaity (Unpad)
Bendahara : Dewi Kania (Itenas)
Seksi Acara & Kehumasan
Maya Ariyanti (IMTelkom)
Persidangan
Reginawanti (Unpad)
Abu Huraerah (Unpas)
HMA Wihermana S (LPPM STIELM)
Joshua H.L. Tobing (Unai)
Bahan / Materi
Jupriyanto (Unur)
Tunggul Arief (ITHB)
Dedi Rudiana (Unsil)
Reviewer paper
Sayu Putu Yuni (Unjani)
Chay Asdak (Unpad)
Tunggul Arief (ITHB)
Wawan Kartiwa (BBPK)
Budi Husodo B. (UNPAR)
Seksi Umum
Sondi Kuswaryan (Unpad)
Rochadi Tawaf (Unpad)
Yudi Satriadi (STBA Yapari)
Transportasi & LogistikAgung Toto Wibowo (IT Telkom)
H.A. Moeslihat K. (Uni. Subang)
Nugroho J. Setiadi (Widyatama)
Konsumsi & Akomodasi
Nina Suryati (Unpad)
Ida Rosnidah (Unswagati)
Ikka K. (Uninus)
Nelly Martini (Uni. Karawang)
Seksi Dana
Ratu Safitri (Unpad)
Yadi (UPI)
Ira Irawati (ITENAS)
Nurlela Mas’ud (Unbar)
Seksi Publikasi & Dokumentasi
M. Dzikron (Unisba)
Masduki (Uni. Majalengka)
Agus Dedi (Uni. Galuh)
Anwar Santoso (LAPAN)
Rubi Robana (UNINUS)
Dadi (UNISBA)
Sekretariat
H. Suratman
Hendra Gunawan
Sumargi
Rise Eltina
R. Bambang Septana
Yudi Permana
Dede Rahmat
Sekretariat :
LPPM Universitas Padjadjaran
Gedung Rektorat Lantai 4 Jatinangor
Telp./fax: 022-84288812
e-mail: jarlitjabar@yahoo.co.id
Web: jarlitjabar.wordpress.com
Rekening Pendaftaran : Bank BNI Cabang Unpad Nomor : 0223888912 Atas Nama : Anne Nurbaity
Bank BCA no.rekening 0161554935 a.n Nina Suryati
Untuk mengunduh PROPOSAL kegiatan secara lengkap bisa diklik di link ini UNDUH
Untuk mengunduh BROSURE kegiatan klik disini
Untuk mengunduh POSTER kegiatan klik disini
Sumber: jarlitjabar.wordpress.com
Source
No comments:
Post a Comment