loading...
YERUSALEM- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memecat dua menteri utama Israel pada hari Minggu menjelang pemilihan umum (pemilu) kedua yang dijadwalkan digelar September. Kedua menteri yang dipecat berasal dari rival Partai Likud pimpinan Netanyahu.
Seorang pejabat dari kantor Netanyahu mengonfirmasi dengan syarat anonim bahwa Menteri Pendidikan Naftali Bennett dan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked telah dipecat. Tak ada penjelasan lebih lanjut termasuk alasan pemecatan.
Bannett dan Shaked berasal dari Partai New Right. Partai itu menjadi rival Partai Likud sejak beberapa tahun lalu.
Partai New Right gagal meraih suara yang cukup dalam pemilu 9 April lalu untuk lolos ambang batas sebagai syarat bergabung di parlemen. Namun, Netanyahu dan Partai Likud-nya juga gagal membangun koalisi pemerintahan sampai batas waktu yang ditetapkan Mei lalu.
Kedua menteri yang dipecat telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka digantikan dan berterima kasih kepada publik Israel. Namun, keduanya tidak memberikan rincian penjelasan lebih lanjut.
Meski telah dipecat, kedua menteri itu tetap menjabat sampai pembentukan pemerintahan baru usai pemilu kedua September nanti.
Netanyahu sering bentrok dengan Bennett, tetapi tidak jelas mengapa dia memilih untuk memecatnya.
Baik Shaked dan Bennett juga bertugas di kabinet keamanan Netanyahu. Menurut laporan Jerusalem Post, Senin (3/6/2019) mengutip sumber yang dekat dengan perdana menteri mengatakan layanan kedua menteri itu tidak boleh dilanjutkan.
Pemecatan juga dapat memungkinkan Netanyahu menggunakan kementerian yang dikosongkan sebagai alat tawar-menawar sebelum pemilu kedua.
(mas)
Source
tarik saldo chips kamu dan tukarkan menjadi uang asli , dan main kan semuga game judi online nya di situs poker terpercaya di indonesia www.candudomino.online , 100% gampang menang dan 100% terpercaya
Minimal Deposit Rp10.000
Minimal Withdraw Rp50.000
#pokerindonesia #pokeronlineindonesia #pokerterpercaya #agenpokerterpercaya #judipokeronline #situsjudionline #pokeronlineterpercaya #pokerterbaik #pokeruangasli #agenpokeronline #judipoker #agenpokerindonesia #pokeronlineindonesia #bandarpoker #judionline #agenjuditerpercaya #qqonline
#jpterus #win #gojekliga1 #judibola #bandarbola #judionline
#agenpoker #agenqq #qqonline #agendomino #dominoonline #bandarq #agenpokerterpercaya
loading...
YERUSALEM- Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memecat dua menteri utama Israel pada hari Minggu menjelang pemilihan umum (pemilu) kedua yang dijadwalkan digelar September. Kedua menteri yang dipecat berasal dari rival Partai Likud pimpinan Netanyahu.
Seorang pejabat dari kantor Netanyahu mengonfirmasi dengan syarat anonim bahwa Menteri Pendidikan Naftali Bennett dan Menteri Kehakiman Ayelet Shaked telah dipecat. Tak ada penjelasan lebih lanjut termasuk alasan pemecatan.
Bannett dan Shaked berasal dari Partai New Right. Partai itu menjadi rival Partai Likud sejak beberapa tahun lalu.
Partai New Right gagal meraih suara yang cukup dalam pemilu 9 April lalu untuk lolos ambang batas sebagai syarat bergabung di parlemen. Namun, Netanyahu dan Partai Likud-nya juga gagal membangun koalisi pemerintahan sampai batas waktu yang ditetapkan Mei lalu.
Kedua menteri yang dipecat telah mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka digantikan dan berterima kasih kepada publik Israel. Namun, keduanya tidak memberikan rincian penjelasan lebih lanjut.
Meski telah dipecat, kedua menteri itu tetap menjabat sampai pembentukan pemerintahan baru usai pemilu kedua September nanti.
Netanyahu sering bentrok dengan Bennett, tetapi tidak jelas mengapa dia memilih untuk memecatnya.
Baik Shaked dan Bennett juga bertugas di kabinet keamanan Netanyahu. Menurut laporan Jerusalem Post, Senin (3/6/2019) mengutip sumber yang dekat dengan perdana menteri mengatakan layanan kedua menteri itu tidak boleh dilanjutkan.
Pemecatan juga dapat memungkinkan Netanyahu menggunakan kementerian yang dikosongkan sebagai alat tawar-menawar sebelum pemilu kedua.
(mas)
Source
title
bandarq
aduq
capsa susun
bandar666
bandar poker
poker
No comments:
Post a Comment